Pencarian berdasarkan :
Pencarian terakhir:
Empat perempuan bersahabat sejak kecil. Shakuntala si pemberontak. Cok si binal. Yasmin yang selalu ingin ideal. Dan Laila, si lugu yang sedang bimbang untuk menyerahkan keperawanannya pada lelaki beristri. Tapi diam-diam dua di antara sahabat itu menyimpan rasa kagum pada seorang pemuda dari masa silam: Saman, seorang aktivis yang menjadi buron dalam masa rezim militer Orde Baru. Kepada Yas…
Judul buku ini adalah pilihan pihak penerbit buku ini berdasar satu di antara ratusan judul naskah yang saya tulis sepanjang tahun 2018. Mungkin penerbit buku tebal banget ini menganggap judul tersebut cukup ampuh untuk menarik perhatian para calon pembaca buku ini. Namun saya kuatir para pembaca buku ini akan kecewa sebab isi buku ini sebenarnya tidak hanya tentang masalah ""Right Or Wrong, My…
Di pertengahan abad ke-18, Kompeni Hindia Timur sudah melewati masa kejayaan mereka sebagai penyumbang terbesar Zaman Keemasan Negeri Belanda. Pudar karena ulah para pejabat Kompeni yang tidak memiliki cita-cita lain di tanah koloni, kecuali menumpuk harta secepat mungkin lewat korupsi atau perdagangan gelap bersama para saudagar pertikelir. Jan Aldemaar Staalhart dan Joost Boorsveld, petugas h…
Profesi yang berhubungan erat dengan data memiliki prospek masa depan yang cerah. Salah satunya adalah analisis data yang bertugas untuk mengambil data, melakukan pengolahan, dan menganalisis berdasarkan kebutuhan-kebutuhan tertentu. Kemudian, data yang telah dianalisis itu bisa divisualisasikan untuk keperluan presentasi. Apabila profesi analisis data benar-benar Anda minati, maka mulailah mem…
Inilah buku pertama yang memuat puisi-puisi mbeling karya Remy Sylado, pencetus gerakan puisi mbeling, dari 1971 sampai 2003. Dipilih sendiri oleh sang penyair, 143 puisi dalam buku ini akan membuat kita tersenyum, tertawa terbahak-bahak, atau merenung. Namun jangan salah sangka, di dalam kelakarnya Remy sebenarnya sedang bersikap serius. Dia menelanjangi sikap feodal dan munafik masyarakat kit…
Puisi Lusiadi, versi terjemahan dari judul aslinya Os Lusiadas, yang ditulis oleh bapak penyair Portugis, Luis de Camões adalah mahakarya dunia yang penting dalam kesusastraan berbahasa Portugis yang sering dibandingkan dengan karya-karya klasik seperti Aeneid karya Virgil untuk kesusastraan Romawi Kuno, dan Iliad dan Odyssey karya Homer untuk kesusastraan Yunani Kuno. Puisi epik yang diterbit…
"Buku yang perlu dibaca oleh para policy maker." —Dr. Arief Yahya Menteri Pariwisata RI “Tinjauan terhadap berbagai aliran pemikiran dalam kebijakan publik dipaparkan dengan tajam dan dengan kemampuan untuk menangkap esensi dari berbagai pendekatan dengan cukup jernih.” —Prof. Dr. Vedi R. Hadiz, Ph.D. Professor of Asian Societies and Politics pada Asia Research Centre, Murdoch Universit…
Pertempuran Lain Dropadi adalah pertempuran agung keluarga Bharata yang dikisahkan oleh pencerita yang dianggap gila, yakni Dewi Sarasvati, dari perspektif Dropadi. Bukan Dropadi yang lemah, melainkan perempuan perkasa yang memicu pertempuran, berjuang menegakkan martabat dan akhirnya menjadi bagian terpenting dari Bharatayuda. Lebih kompleks lagi, Dropadi hadir sebagai sosok yang kadang buta t…
Buku yang bergenre posmo ini merupakan hasil dekonstruksi dan rekonstruksi Sang Penulis terhadap beberapa perspektif posmodern yang dikontekstualisasikan dengan realita di Indonesia. Meskipun buku ini tidak mewakili seluruh gagasan posmodern, namun karya ilmiah ini patut menjadi dukungan bacaan bagi siapa saja yang bermaksud mendalami pemikiran-pemikiran posmodernism, khususnya yang ditautkan d…
Ketika kita di depan sebuah lukisan Sidik, apa yang kita lihat, apa yang menarik perhatian kita? Suatu perpaduan warna abstrak di suatu lukisan, suatu pemandangan yang meredup diselimuti kabut di gambar yang lain, sebuah gedung kecil mungil menyendiri di tengah lembah dan gunung. Ya, begitulah. Tetapi jangan kita tertipu: Sidik bukan pelukis abstrak, bukan juga pelukis pemandangan. Titik mula d…