Perpustakaan Kemenko Polkam

  • Beranda
  • Penghargaan
  • Area Anggota
  • Tentang Kami
    Visi Misi Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) Dasar Hukum SOP Profil Perpustakaan Tata Tertib Pustakawan Fasilitas Perpustakaan Jam Layanan Organisasi Koleksi Survei Perpustakaan
  • Layanan
    Usulan Koleksi Koleksi Perpustakaan ISBN Hibah Koleksi Kids Corner Kepuasan Pemustaka Buku Tamu
  • Kegiatan
    Agenda Kegiatan Galeri
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Ketahanan Sosial Dalam Kota Tangguh Bencana
Penanda Bagikan

Text

Ketahanan Sosial Dalam Kota Tangguh Bencana

Warsilah, Henny - Nama Orang;

Pulau Jawa pada saat ini sedang mengalami krisis ekologi dan kebencanaan, terutama di wilayah pesisir, sering terdampak perubahan iklim ekstrim, dengan curah hujan tinggi hampir sepanjang tahun. Kota-kota di wilayah pesisir berisiko tinggi terpapar kebencanaan mulai dari bencana perubahan iklim, banjir, rob, tanah amblas, krisis air bersih, longsor, gelombang tinggi, sampah plastik, hingga urban heat. Implikasi dari kebencanaan ini berkembangnya penyakit sosial, terutama di kawasan perkampungan kumuh kota yang dihuni oleh penduduk miskin. Kemiskinan dalam beberapa hal berkelindan dengan kebencanaan. Padahal, ada sekitar 60 persen penduduk Indonesia bermukim di wilâyah pesisir. Wilayah pesisir berpotensi memiliki problematika dalam pelayanan dasarnya, terutama dalam bidang kebijakan publik dan livelihoods berkelanjutan. Buku yang ada di hadapan Anda ini berkeinginan menganalisis penerapan konsep resilient city atau kota tangguh bencana dan social resilience atau ketahanan sosial di perkotaan wilayah pesisir. Temuan penelitian menunjukkan upaya Pemkot Semarang dan Jakarta Utara dalam penyiapan infrastruktur kota untuk menghadapi bencana, dan penataan kota yang mempertimbangkan keseimbangan ekologis, tetapi belum terintegrasinya konsep kota tangguh bencana dengan konsep ketahanan kota. Hasil kajian berkeinginan agar pemerintah kota melakukan integrasi antara konsep ketahanan kota dengan ketahanan sosial masyarakat sehingga tidak hanya kotanya yang tangguh tetapi juga masyarakatnya memiliki ketahanan sosial. Terlebih Semarang saat ini masuk ke dalam 100 resilient city, setara dengan kota-kota di dunia.


Ketersediaan
#
My Library 300 WAR k
442020
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
300 WAR k
Penerbit
Jakarta : Yayasan Pustaka Obor Indonesia., 2018
Deskripsi Fisik
xxiv, 183 hlm.; 21 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
9786024335960
Klasifikasi
300
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
ed. 1
Subjek
Bencana Alam
Ekologi perkotaan
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Henny Warsilah, dkk
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Kemenko Polkam
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?