Pencarian berdasarkan :
Pencarian terakhir:
Laporan CSIS tentang tren terorisme global 2024, perubahan ancaman kekerasan ekstrem dan prioritas keamanan internasional.
Memoar wawasan penulis tentang 25 tahun bekerja di CIA, menggabungkan akademik, intelijen, budaya, dan operasi kontraintelijen.
Buku ini mengkaji peran bias kognitif dalam proses analisis intelijen dengan fokus pada metode Analysis of Competing Hypotheses (ACH) yang banyak digunakan oleh komunitas intelijen. Martha Whitesmith secara kritis menguji efektivitas ACH dalam mengurangi bias analis ketika menilai informasi yang kompleks dan ambigu. Melalui pendekatan empiris dan studi eksperimental, buku ini mengevaluasi sejau…
Buku Membangun Bangsa Cerdas: Kontribusi Pemikiran Ilmuwan AIPI merupakan bungai rampai serpihan mutiara pemikiran ilmuwan AIPI. Dihimpun berdasarkan bidang keilmuwan di AIPI yaitu: Ilmu Pengetahuan Dasar (9 judul), Ilmu Rekayasa (3 judul), Ilmu Kedokteran (5 judul), Ilmu Sosial (10 judul) dan Kebudayaan (10 judul). Judul-judul tulisan itu mengambarkan kedalaman penguasaan keilmuan para penuli…
Dilihat dari sejarahnya, intelejen berkaitan erat dengan perang. Bahkan intelijen sudah dikenal saat manusia mengenal perang itu sendiri. Sejak perang masih dalam bentuknya yang sangat sederhana, intelijen telah memegang peranan penting. Kini, intelijen tidak hanya dilakukan oleh dan untuk kepentingan militer, dengan memodifikasi sebagian fungsinya, kalangan swasta pun menjalankan intelijen. S…
Intelijen merupakan topik kajian yang penting sekaligus rumit untuk dipahami karena sifat kerahasiaannya. Meski demikian, negara demokrasi selalu mendukung masyarakatnya untuk memiliki, setidaknya, pemahaman dasar terkait seluruh instansi pemerintah, termasuk intelijen. Pada tahun 2015, Pusat Penelitian Politik – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2P-LIPI) telah melakukan penelitian yang be…
Buku Intelijen dan Keamanan Nasional di Indonesia Pasca-Orde Baru bertujuan untuk menjelaskan kiprah intelijen negara di Indonesia selepas pengunduran diri Presiden Suharto pada tahun 1998. Kendati memiliki peran penting selaku “lini pertama dalam sistem keamanan nasional,” kajian tentang intelijen bisa dibilang masih sedikit jika dibandingkan studi tentang institusi militer atau kepolisian…