Pencarian berdasarkan :
Pencarian terakhir:
Salah satu kritik terhadap sistem otoriter di mana pun, termasuk Orde Baru Soeharto, adalah potensi korupsi yang ditimbulkannya. Sistem otoriter memfasilitasi korupsi secara sistematik. Namun ketika negara Orde Baru runtuh pada 1998 dan sistem demokrasi melembaga sejak 1999, fenomena korupsi ternyata tidak turut sirna. Lalu, apa yang salah? Buku berjudul Korupsi: Akar,Aktor, dan locus karya Leo…
Munculnya perdebatan sengit soal dasar negara�apakah berdasar Islam ataukah Pancasila�sesungguhnya tidak bisa dilepaskan dengan sejarah Indonesia itu sendiri, yang saat itu baru saja merdeka dari kolonial dan muncul sebagai sebuah negara baru. Dalam soal dasar negara, umat Islam dihadapkan pada dua pilihan identitas tentang Indonesia: apakah Indonesia merupakan sebuah tanah orang-orang Mel…
asca-peristiwa gerakan Reformasi Indonesia tahun 1998, relatif masih sedikit kajian yang membahas secara ilmiah peranan gerakan mahasiswa dalam proses terjadinya penurunan Soeharto dan lahirnya suatu era baru, Reformasi. Gerakan mahasiswa menjadi hanya menjadi latar dari pergolakan para elit politik. Padahal, mahasiswa garda terdepan dalam perjuangan Reformasi Indonesia. Mahasiswa membangun atr…
Tanpa disadari, korupsi menjadi salah satu "sahabat" sehari-hari kita. Korupsi tak terasa korupsi karena milik bersama, dilakukan bersama, ditutupi dengan alibi-alibi bersama, ditaburi harum wewangian retorika dari berbagai sudut, sisi, dan disiplin. Korupsi menjadi kecenderungan sehari-hari. Menjadi "naluri alamiah" tradisi kebudayaan kita. Menjadi makanan pokok sehari-hari. Menjadi candu yang…
Demokritasi di Indonesia merupakan fenomena transformasi politik baru yang Melibatkan berbagai faktor pendukung dan penghambat yang memberi tekanan pada Kapasitas dan kinerja sistem politik. Terutama soal pelanggaaran hak asasi manusia Korupsi krisis ekonomi dan kesenjangan sosial. Masalah ini setiap saat akan membuka jalan bagi terjadinya krisis politik. Pada gilirannya mempercepat disintegera…
Dalam sejarah tercatat, di wilayah Eropa Barat, Tengah, dan Timur sering terjadi konflik bersenjata antarnegara. Konflik yang dapat dikatakan besar adalah pada PD I dan PD II yang melibatkan puluhan Negara di wilayah tersebut. Dua konflik besar itu dan beberapa konflik bersenjata lain telah mengakibatkan terjadinya pergeseran, perluasan, dan pengecilan batas politis suatu Negara, bahkan sering …