Pencarian berdasarkan :
Pencarian terakhir:
Buku ini mengingatkan kita bahwa gagal dan berbuat salah bukanlah suatu perkara besar, karena pada dasarnya manusia itu hidup. Daripada menghukum diri sendiri sebaiknya kita justru merangkul diri sendiri. Kita didorong menjadi baik terhadap diri sendiri dan mereflesikan bagaimana sebaiknya kita memperlakukan kehidupan. Semua dipaparkan dalam kisah anekdot antarhewan. Kita akan menemukan i…
Fumio Sasaki bukan ahli dalam hal minimalisme; ia hanya pria biasa yang mudah tertekan di tempat kerja, tidak percaya diri, dan terus-menerus membandingkan diri dengan orang lain—sampai suatu hari, ia memutuskan untuk mengubah hidupnya dengan mengurangi barang yang ia miliki. Manfaat luar biasa langsung ia rasakan: tanpa semua “barangnya”, Sasaki akhirnya merasakan kebebasan sejati, kedam…
Berdamai dengan Diri Sendiri,Seni Menerima Diri Apa Adanya Mengapa Diri Sendiri? Sebab dia adalah musuh terhebat manusia. Dia terbilang sulit untuk dikalahkan. Seseorang yang belum selesai berurusan dengan diri sendiri, pastinya sulit untuk bisa peduli dan memberi manfaat untuk orang lain Tidak Percaya ? Coba telaah lagi dirimu sambil membaca buku ini, di sana ada banyak harta karun yang…
Siapa saja pasti suka bila dihormati, didengar dan diberi kerjasama semestinya. Siapa pun pasti bahagia bila bisa tampil tenang, percaya diri dan mampu kendalikan situasi. Didalamnya memuat cara-cara cerdas agar kita dipandang sangat menarik, dimaafkan, ditepati janji, atau sekedar dihubungi kembali. Diulas secara ringkas inti inti strategi : mengetahui isi pikiran orang, mengubah pikiran orang…
Tuhan, harap maklumi kami, manusia-manusia yang begitu banyak kegiatan. Kami benar-benar sibuk, sehingga kami amat kesulitan menyempatkan waktu untuk-Mu. Tuhan, kami sangat sibuk. Jangankan berjamaah, bahkan munfarid pun kami tunda-tunda. Jangankan rawatib, zikir, berdoa, tahajud, bahkan kewajiban-Mu yang lima waktu saja sudah sangat memberatkan kami. Jangankan puasa Senin-Kamis, jangank…
Buku ini bisa menjadi perenungan bersama bahwa konsekuensi keimanan kepada Tuhan sungguh agung. Dua di antaranya adalah membuat kita menjadi pribadi yang berakhlak dan bermoral. Konsekuensi kedua adalah membuat kehidupan kita lebih damai, karena apa pun peristiwa yang kita alami, yang kita ingat pertama kali adalah Allah ta’ala. Sukses ritual, sukses sosial. Sebagian esai dalam buku ini beras…
Padahal, ayahlah yang paling bertanggung jawab terhadap anak. Oleh karenanya, sebagai orangtua terutama ayah harus tahu apa saja kesalahan yang diperbuat sehingga menyakiti anak. Untuk itu, kita harus mengetahui segala nasihat sederhana, baik untuk ayah maupun anak. Dengan harapan si anak mengerti dan paham apa yang harus dilakukan serta orangtua tidak menyakiti perasaan anak.
Rezeki setiap manusia ditentukan dalam ilmu Allah. Sebagian manusia mendapat rezeki yang halal, baik, dan penuh berkah. Sebagian lagi, rezekinya haram dan datang tanpa kerja keras, seperti riba, menipu, dan sebagainya. Rezeki yang diberikan Allah di dunia ini tidak didasarkan pada keimanan dan ketaatan atau kekufuran dan kemaksiatan seseorang, tetapi kepada kehendak Allah sesuai ilmu dan kebija…
Hidup selalu menghadirkan dua sisi berbeda sebagai keniscayaan hidup, kebahagiaan, dan kesedihan. Kebahagiaan dilukiskan sebagai nikmat dan anugerah. Sebaliknya, kesedihan digambarkan sebagai musibah dan masalah. Padahal, sikap kitalah yang menentukan apakah itu akan menjadi ujian atau nikmat, anugerah atau musibah. Bagi orang yang beriman, anugerah atau musibah adalah sama-sama baik baginya. U…