Pencarian berdasarkan :
Pencarian terakhir:
Agus Noor sangat berani mengeksplorasi gaya. Mulai dengan siasat estetis di zaman Orde baru, sampai menolak untuk didefinisikan ketika menulis cerpen dengan berbagai gaya: surealis, absurd, populer, bahkan metropop. Baginya, menulis bukan semata-mata soal gaya atau teknik, tapi cara memandang, menanggapi, dan menyikapi dunia. Dunia macam apa yang ditanggapi dengan Cinta Tak Pernah Sia-sia?